4 Scandal Terbesar Dalam Dunia Taruhan Olahraga

Dunia taruhan olahraga merupakan salah satu bagian gelap dalam transaksi uang yang tidak pernah mati hingga sekarang. Taruhan olahraga memang menjanjikan banyak pundi-pundi emas, namun juga mengakibatkan dampak buruk dalam kehidupan para penikmatnya. Berikut ini adalah beberapa skandal terbesar dalam dunia taruhan olahraga yang pernah terjadi:

  • The Black Sox

Skandal taruhan olahraga yang satu ini menurut sebuah situs https://imageevent.com/vanesiatan/vanesiatanfirstalbum merupakan skandal terbesar sepanjang sejarah perjudian. Saking hebohnya, skandal yang menjerat beberapa pemain baseball ini menjadi inspirasi dari sebuah film Hollywood dengan judul yang sama, ‘The Black Sox’. Skandal yang terjadi pada 1919 World Series ini merupakan bentuk perjudian nyata dalam dunia olahraga yang dapat menghancurkan karir yang begitu hebat hanya dalam waktu singkat.

Kejadian yang sangat memalukan dunia baseball ini terungkap dari kekalahan Chicago White Sox dalam Game 1 dengan skor 9-1. Dalam sejarah dunia baseball, belum pernah ada kekalahan telak yang terjadi pada babak awal. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan banyak orang. Dan benar saja, setelah penyelidikan berlangsung, terdapat 9 pemain yang terlibat dalam perjudian illegal dimana semuanya bekerja sama untuk sengaja kalah dari lawannya kali itu.

Namun meskipun begitu, kesembilan pemain baseball yang terlibat dan mengaku mendapatkan bayaran tersebut hanya diberikan sanksi dilarang bermain seumur hidup. Sedangkan pemilik klub baseball, Charlie Comiskey, yang dikenal sangat kikir dan semena-mena pada para pemain dinyatakan bersalah karena menerima tawaran perjudian dari para mafia judi.

  • Pete Rose

Legenda baseball dunia, Pete Rose juga pernah mengalami kejadian buruk dalam hidupnya. Perjudian yang sering ia lakukan membuatnya harus mengakhiri karirnya yang terbilang sangat cemerlang kala itu. Pada awalnya, Pete Rose selalu menyangkal bahwa ia ikut bermain taruhan olahraga selama ia menjadi pemain baseball. Namun beberapa tahun kemudian, ia akhirnya mengaku pernah ikut dalam taruhan olahraga ketika menjadi manajer The Reds.

Namun ia kembali mengaku kepada forum https://8degreethemes.com/support/users/neotan803/ bahwa ia tidak pernah bertaruh untuk timnya sendiri. Sayangnya kebohongannya kembali terungkap. Beberapa bukti justru menunjukkan bahwa sejak tahun 1987, Pete Rose selalu memasang taruhan setiap harinya. Beberapa diantaranya bahkan dipasang untuk timnya sendiri yang jelas sudah menyalahi aturan yang berlaku.

Jumlah yang ia keluarkan juga tidak sedikit, yakni mencapai 2 ribu dollar. Beberapa tahun kemudian ia mengaku sedang berusaha berhenti dari dunia perjudian, namun sayangnya beberapa orang meragukan pernyataan ini.

  • CCNY Point Shaving Scandal

Skandal ini adalah skandal taruhan olahraga terbesar sepanjang sejarah olahraga basket. CCNY Point Shaving Scandal melibatkan 32 pemain bola dari tim basket kampus dari 7 sekolah dimana 4 sekolah di New York dan 3 sekolah di luar negara bagian, termasuk Kentucky. Skandal yang melibatkan banyak orang ini tentu juga melibatkan banyak mafia perjudian di dalamnya. Kejadian yang sangat memalukan banyak kampus ini terungkap pada tanggal 17 Januari 1951.

Kejadian ini bermula sebelum musim CCNY di tahun 1949 dimana para pemain basket berkumpul di The Catskills, sebuah resot dimana para orang kaya berkumpul untuk melihat pertandingan basket dari para pemain basket muda. Mereka berkumpul dan memberikan taruhan pada setiap tim yang bermain basket di depan mereka sebagai bentuk hiburan.

Pada awalnya, kegiatan ini berlangsung biasa saja. Namun ternyata terdapat beberapa orang yang terlalu rakus sehingga berusaha mencari uang ekstra dari kegiatan para orang kaya ini. Mereka adalah Eddie Gard dan Salvatore Sollazzo. Keduanya bekerja sama untuk meraup untung sebanyak mungkin dari para orang kaya tersebut, apalagi mereka mengetahui bahwa para mafia Italia yang terkenal dengan gila judinya juga ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Sollazzo akan bertugas mengumpulkan uang dari para pemain judi, sedangkan Gard akan bertugas mengatur permainan dengan menawarkan uang pada para pemain basket.

Permainan taruhan olahraga yang berbahaya ini pun diteruskan hingga ke dalam pertandingan yang sesungguhnya. Rekan satu tim Gard di Long Island University, yang juga merupakan MVP, Sherman White, merasa curiga dengan permainan mereka yang terus-terusan kehilangan poin. Namun Gard berusaha meyakinkan bahwa semua berjalan dengan baik dan tidak ada yang perlu dirisaukan.

Pola yang terlalu mirip di setiap pertandingan menimbulkan kecurigaan banyak pihak hingga akhirnya investigasi dibuka. Beberapa bukti ditemukan. Beberapa pemain basket yang terbukti terlibat di dalamnya pun ditangkap dan diberi larangan bermain basket seumur hidup.

  • Paul Hornung dan Alex Karras

Jauh sebelum kasus Pete Rose terungkap, terdapat coretan hitam lain dalam dunia baseball. Keduanya dikenal sebagai pemain baseball dengan karir yang sangat cemerlang. Hornung adalah NFL MPV yang berhasil membuat skor tertinggi dan masih menjadi yang tertinggi kedua sepanjang sejarah baseball. Sedangkan Karras adalah gelandang bertahan All Pro Team.

Menurut seorang penulis https://prince.org/profile/vanesiatan karir yang begitu sukses dan uang yang mengalir dengan mudah membuat keduanya tertarik unutk ikut bermain judi. Keduanya pun dengan rutin ikut dalam taruhan olahraga secara rutin dengan pemain judi lainnya. Bahkan saking asyiknya, keduanya telah menghabiskan uang hingga 500 ribu dolar pada permainan NFL.

Keduanya pun diberikan sanksi satu musim penuh. Namun setelah kasus tersebut selesai, keduanya kembali bersinar. Hornung mendapatkan tempat dalam Hall of Fame, sedangkan Karras terpilih dalam sitkom Webster yang terkenal.

Itulah skandal terbesar dalam dunia taruhan olahraga sepanjang sejarah. Meskipun menawarkan banyak uang, namun pada akhirnya perjudian akan menjatuhkan setiap orang di dalamnya.