Begini Praktek Perjudian Pada Peradaban Kuno

Judi adalah permainan kuno yang dimainkan pada jaman modern atau sebaliknya, permainan modern yang dikenal pada jaman kuno? Apapun jawabanya, faktanya permainan ini memang sudah dikenal sejak berabad-abad lamanya. Hingga munculnya teori yang menyebutkan bahwa manusia memiliki sifat alamiah untuk bertaruh.

Perjudian di Masa Yunani

Bagi orang-orang Yunani kuno, Judi adalah permainan yang menarik dan menjadi kebiasaan yang biasa mereka mainkan sehari-hari. Salah satu jenis permainan yang terkenal pada jaman itu adalah poker. Asal mula poker menurut catatan sejarah telah ada sejak peradaban Minoan, lebih dari 3.500 tahun yang lalu.

Saat ini, kita menganggap bahwa melempar dobel enam dalam permainan dadu adalah keberuntungan, tetapi nyatanya http://zunal.com/xprofile.php?id=511011 mencatat permainan ini juga memiliki asal mula sejak jaman kuno. Ribuan tahun yang lalu, melempar mata dadu dengan dua sampai enam titik disebut “lemparan Aphrodite” dan cara bermainanya tak beda jauh dengan permainan dadu jaman sekarang.

Dari referensi teks-teks kuno, kita dapat mengetahui bahwa permainan judi telah digunakan secara luas di Yunani kuno. Permainan dadu dan berbagai permainan lain berdasarkan ‘keberuntungan’ selalu dimainkan oleh berbagai kelompok di jaman itu. Bahkan ada tempat-tempat khusus di mana orang-orang datang dengan penuh semangat untuk bermain judi.

Namun, seperti kasino hari ini, tempat-tempat itu memiliki reputasi buruk dan itu dianggap memalukan bagi seseorang untuk pergi ke sana. Orang-orang akan kehilangan uang karena berjudi, persis seperti yang kita lakukan hari ini. tetapi jika beruntung, mereka akan menghasilkan banyak kemenangan.

Di Yunani kuno penjudi mendapat dukungan dari beberapa Dewa – Hermes dan Pan. Persis seperti yang ada pada Casino pada beberapa negara di jaman sekarang ini. Bahkan para Dewa dikatakan telah memainkan satu atau dua permainan – dalam mitologi Yunani, Zeus, Hades dan Poseidon bermain ‘lempar dadu’ untuk membelah Semesta di antara mereka.

Sebagian besar menurut http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/user/viewPublicProfile/7554 penulis dan filsuf Yunani kuno mengutuk perjudian dan mereka menyebutkan bahwa pada titik tertentu perjudian menjadi seperti wabah yang mengakibatkan perlu dilakukanya tindakan pemerintah untuk mengurangi kegiatan tersebut. Tentunya setiap kali berjudi ada, kecurangan berjalan beriringan, dan itu juga terjadi di zaman kuno.

Selain poker dan dadu, ada pula permainan Checkers. Permainan ini menggunakan dahulu disebut disebut ’tilia’ di Yunani kuno dan di era Romawi disebut permainan 12 baris. Adegan di tembikar menunjukkan bahwa bertaruh pada perkelahian binatang (termasuk ayam, burung dan anjing) juga aktif dilakukan pada jaman dahulu dan hewan akan dikembangbiakkan karena alasan itu.

Perjudian di Masa Romawi

Dice adalah permainan Yunani kuno yang populer di mana mereka menggunakan tiga kubus yang terbuat dari tanah liat dan kemudian permainan berlanjut di Era Romawi tetapi jumlah dadu dikurangi menjadi dua, dan dalam bentuk ini terus berlanjut hingga hari ini.

Di Roma kuno, perjudian dipraktikkan di antara para budak dan tuan dan bahkan populer di kalangan Kaisar. Di masa kejayaan Cina kuno, Mesir dan Islam, judi juga populer. Kita juga dapat menemukan referensi dalam Talmud Yahudi dan Buddhisme. Dalam semua kasus di beberapa titik itu diatur dan hukuman berat akan dijatuhkan pada penjudi. Anehnya pada beberapa kasus, berjudi digunakan untuk menyelesaikan perselisihan atau mengungkapkan jawaban ‘dewa’ untuk pertanyaan.

Perjudian Di Masa China Kuno

usul game ini kembali ke 2.000 tahun yang lalu dan game aslinya disebut ‘ white pigeon ticket (tiket merpati putih)’. Permainan boleh dimainkan di rumah judi dengan izin gubernur provinsi, yang akan menerima persentase dari setiap keuntungan.

Permainan lain ditemukan oleh orang Cina pada 2.300 SM menggunakan ubin dan pada tahun 900 Masehi orang Cina telah menciptakan permainan kartu yang dihiasi dengan bentuk manusia, yang kemudian diperluas ke seluruh Eropa oleh Mamalukes (pengikut Islam). orang Eropa kemudian menyesuaikan bentuk kartu untuk menunjukkan Raja dan Ratu seperti yang kita lihat di deck kartu hari ini.

Itulah bagaimana praktek perjudian telah lama ada diantara kita yang dituliskan oleh http://www.plimbi.com/author/20103/vanesiatan. Benda-benda yang berhubungan dengan dadu telah ditemukan berusia 40.000 tahun lamanya. Gambar-gambar permainan di gua memberikan bukti bahwa permainan dan perjudian telah ada sejak lama.